Cari Berita

Kegiatan

Testimoni

  • Gregorius Tsiompah

    Gregorius Tsiompah



    Pendidikan tinggi adalah investasi masa depan, itulah yang menjadi motivasi pada saat saya

  • Syahrudin

    Syahrudin



    UNRIYO khususnya Prodi Teknik Informatika telah mengubah hidup saya....Pada awalnya saya adalah

  • Alfons Hilarius Magang

    Alfons Hilarius Magang



    Ilmu yang saya dapat di S1 Kesehatan Masyarakat UNRIYO serta pengalaman dalam beorganisasi, dan

UNRIYO MENYELENGGARAKAN WISUDA KE-14 PERIODE 2 TAHUN AKADEMIK 2015/2016

Sebanyak 222 wisudawan dari 226 yang dinyatakan lulus pada yudisium Semester Gasal dan Semester Genap TA 2015/2016, mengikuti prosesi wisuda periode 2 tahun akademik 2015/2016 yang diselenggarakan oleh Universitas Respati Yogyakarta (UNRIYO) pada hari Selasa, 24 Mei 2016 di Arjuna Hall Jogja Expo Center (JEC). Wisudawan tersebut terdiri 191 wisudawan Fakultas Ilmu Kesehatan, 14 wisudawan dari Fakultas Sains dan Teknologi dan 17 wisudawan dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ekonomi. 

Wisuda ini merupakan wisuda yang ke-14, sedangkan wisuda pada periode 1 tahun akademik 2015/2016 yang telah dilaksanakan pada bulan Oktober 2015 mewisuda sebanyak 762 lulusan dari 804 yang dinyatakan lulus pada yudisium Semester Genap 2014/2015 dan Semester Gasal TA 2015/2016, sehingga sampai saat ini UNRIYO telah meluluskan sebanyak 6133 orang.

Prosesi dimulai dengan Rektor UNRIYO Prof. Dr. dr. Santoso, MS, Sp.Ok mewisuda 14 wisudawan cumlaude, yaitu Maryama Kurnia Amri (S1 Teknik Informatika), Octavia Citra Anggianita (S1 Akuntansi), Elisabeth Sidhin (S1 Kesehatan Masyarakat), Putu Ayu Praptisari (D4 Bidan Pendidik), Fransisca Betha Ramayani (D3 Kebidanan), Melkianus Da Costa Pires (S1 Hubungan Internasional), Ririn Sukesi (D3 Kebidanan), Vita Yulianti (D3 Kebidanan), Shelley Monica Dolompaha (D3 Kebidanan), Ignasius Charles Arianto (S1 Teknik Elektro), Defrosa Yosefat Taubnaz (S1 Hubungan Internasional), Dhyah Sahara (D4 Bidan Pendidik), dan Syahrudin Simanjuntak (S1 Teknik Informatika).

Dari 14 wisudawan cumlaude, nilai IPK tertinggi diraih oleh Maryama Kurnia Amri dengan IPK 3,97. Selain memperoleh piagam penghargaan dari UNRIYO, 7 wisudawan terbaik memperoleh kenang-kenangan dari Yayasan Pendidikan Respati.

Pada kesempatan tersebut, Bank BPD DIY juga memberikan tali kasih kepada 3 orang wisudawan yaitu Maryama Kurnia Amri, Melkianus Da Costa Pires, dan Elisabeth Sidhin.

Dalam sambutannya, Rektor UNRIYO menyampaikan bahwa banyaknya lulusan yang dapat terserap di dunia kerja membuktikan bahwa kualitas lulusan UNRIYO mempunyai kompetensi yang sesuai dan mempunyai kemampuan bersaing. Banyak pula lulusan UNRIYO yang kembali lagi kepada almamaternya menjadi dosen dan mendapatkan kesempatan beasiswa studi lanjut ke jenjang lebih tinggi.

Untuk mendukung proses pembelajaran dalam mencapai kompetensi lulusan sesuai dengan peraturan yang berlaku, UNRIYO membangun Rumah Sakit Medika Respati berlantai 7 di Jalan Raya Tajem, Rumah Sakit Satelit berlantai empat di Bawen Kabupaten Semarang. “Semua RS itu sedang dalam tahap penyelesaian dan perizinan,” lanjutnya menutup sambutan.

Kegiatan wisuda tersebut juga dihadiri oleh Koordinator Kopertis Wilayah V Dr. Ir. Bambang Supriyadi, CES, DEA yang dalam sambutannya menyampaikan beberapa hal antara lain cendekiawan harus berani berlaku jujur, berani menjaga kebenaran ilmu di masyarakat, dan kembali ke kampung halaman agar bisa berperan dalam membangun daerah.

Sejak tahun 2015 kita telah memasuki era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), sehingga tenaga kerja bebas mencari pekerjaan di luar negeri di negara-negara ASEAN.

Lulusan perguruan tinggi saat ini lebih sedikit dalam mengisi SDM/tenaga kerja di Indonesia dibandingkan dengan lulusan dari SD, SMP, dan SMA, sehingga diharapkan para wisudawan nantinya untuk mengisi kekurangan SDM/tenaga kerja tersebut agar dapat menambah income bangsa Indonesia. Di Indonesia, saat ini yang masih menjadi kendala adalah penyebaran tenaga kesehatan yang tidak merata. Lulusan Perguruan Tinggi Swasta sekarang sudah lebih berkualitas dan tidak kalah dibandingkan dengan lulusan Perguruan Tinggi Negeri.

Lebih lanjut Koordinator Kopertis Wilayah V menyampaikan bahwa Tracer Study bagi alumni wajib dilaksanakan oleh perguruan tinggi. Wisudawan yang telah bekerja dapat mengisi kuisioner yang dibagikan dan dikirimkan kembali ke UNRIYO sebagai masukan UNRIYO.

Menutup sambutannya, Koordinator Kopertis Wilayah V berpesan kepada para wisudawan agar menjadi lulusan yang berguna dan dapat mendarmabaktikan ilmu serta kemampuan yang sudah diperoleh di kampus untuk kepentingan masyarakat luas, dan terus berbuat yang terbaik agar menjadi kebanggaan orang tua, keluarga, dan almamaternya.


Berita Terkait

JUARA II LOMBA NERSVAGANZA NASIONAL ILMIKI 2015

Mahasiswa Program Studi S-1 Ilmu Gizi UNRIYO Juara III Lomba Dietetic Conte

Lounching Penggunaan CBT

Perpustakaan Kampus II

Mahasiswa UNRIYO Diwisuda

Kirim Komentar

Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.
0RAKSe


Halaman Lain