Program Studi Hubungan Internasional Universitas Respati Yogyakarta (UNRIYO) bersama dengan Migrant CARE Indonesia kembali menyelenggarakan seminar akademik bertajuk "Menjerat Harapan: Human Trafficking dan Tantangan Perlindungan Migran Indonesia di Kawasan Asia Tenggara". Kegiatan ini bertujuan untuk membedah kompleksitas isu perdagangan manusia yang seringkali tersembunyi di balik narasi mengadu nasib ke luar negeri. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diajak untuk memahami bahwa fenomena migrasi paksa bukan sekadar isu hukum domestik, melainkan tantangan transnasional di kawasan ASEAN yang memerlukan tinjauan kritis dari kacamata diplomasi dan kemanusiaan.
Dalam sesi pemaparan dan diskusi, para ahli dari Migrant CARE memaparkan data terkini mengenai pola eksploitasi tenaga kerja serta hambatan struktural dalam perlindungan WNI di Asia Tenggara. Diskusi interaktif ini memberikan wawasan mendalam bagi mahasiswa Hubungan Internasional UNRIYO mengenai peran aktor non-negara dalam melakukan advokasi kebijakan di tingkat regional. Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa Hubungan Internasional tidak hanya memiliki pemahaman teoritis mengenai kedaulatan dan perbatasan, tetapi juga memiliki kepekaan empiris terhadap urgensi perlindungan hak asasi manusia dalam dinamika migrasi global saat ini (23/05/2025).
.








