Kegiatan sharing session ini secara khusus mengeksplorasi bagaimana dinamika kebijakan luar negeri Turki dalam merespons krisis kesehatan global melalui tema "Turkish Foreign Policy in addressing the threat of COVID-19: a lesson learned". Dalam diskusi tersebut, dibahas terkait bagaimana Turki menggunakan instrumen diplomasi kemanusiaan (humanitarian diplomacy) sebagai pilar utama kebijakan internasionalnya di tengah pandemi. Melalui kegiatan ini mahasiswa diajak untuk membedah lebib dalam tentang strategi Turki dalam mendistribusikan bantuan medis ke berbagai negara, yang tidak hanya berfungsi sebagai bentuk solidaritas global, tetapi juga sebagai upaya memperkuat soft power dan posisi geopolitik Turki di panggung internasional.
Lebih lanjut, sesi ini memberikan pelajaran berharga bagi mahasiswa mengenai pentingnya adaptabilitas kebijakan luar negeri di masa krisis global. Diskusi ini menyoroti tentang bagaimana Turki berhasil menyeimbangkan antara kepentingan domestik dengan tanggung jawab internasional melalui pendekatan multilateralisme yang aktif. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan agar dapat memahami bahwa krisis global seperti COVID-19 dapat menjadi katalis bagi sebuah negara untuk mendefinisikan ulang peran diplomasinya, serta bagaimana sinergi antara kebijakan kesehatan publik dan strategi luar negeri dapat menciptakan ketahanan nasional yang lebih kokoh dalam menghadapi ancaman transnasional di masa depan (19/05/20).
.








