Kegiatan kuliah umum ini berorientasi untuk mengkaji terkait bagaimana peran strategis diplomasi telekomunikasi sebagai pilar baru dalam kebijakan luar negeri Indonesia di era digital. Dalam sesi pemaran dan diskusi ini, dibahas tentang bagaimana transformasi teknologi informasi telah menggeser paradigma diplomasi tradisional menuju pola interaksi yang lebih cepat dan terkoneksi secara global. Mahasiswa Hubungan Internasional Unriyo diajak untuk meperdalam pemahaman dalam tantangan kedaulatan digital, mulai dari isu keamanan siber hingga perlindungan data nasional, serta bagaimana infrastruktur telekomunikasi yang mumpuni menjadi instrumen penting bagi Indonesia dalam memperkuat daya tawar di forum-forum internasional.
Selanjutnya, agenda pembahasan juga difokuskan pada upaya pemerintah dalam mendorong digital diplomasi sebagai sarana untuk mencapai kepentingan nasional dan mempromosikan citra positif Indonesia di kancah global. Indonesia berupaya aktif dalam menyuarakan kesetaraan akses digital bagi negara-negara berkembang serta memelopori tata kelola internet yang inklusif dan aman. Melalui kuliah umum ini, para mahasiswa diharapkan mampu memahami bahwa penguasaan teknologi komunikasi bukan hanya sekadar aspek teknis, melainkan aset diplomatik yang krusial dalam menavigasi kompetisi geopolitik dan mempererat kerja sama ekonomi digital di tingkat regional maupun global (10/12/24).
.








