FIKES UNRIYO Gelar Pameran Inovasi Teknologi Kesehatan, Dorong Kreativitas dan Hilirisasi Karya Mahasiswa

Yogyakarta, 30 Januari 2026 - Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES) Universitas Respati Yogyakarta (UNRIYO) sukses menggelar Pameran Inovasi Teknologi Kesehatan (ITK) 2026, yang menampilkan lebih dari 60 produk inovasi karya mahasiswa dari berbagai program studi di lingkungan FIKES. Pameran ini menjadi ajang unjuk kreativitas, kolaborasi sekaligus bukti nyata pembelajaran berbasis proyek yang aplikatif di bidang kesehatan dan lingkungan.

Kegiatan pameran secara resmi dibuka oleh Dr. Ariyanto Nugroho, SKM., M.Sc sebagai Wakil Rektor I Bidang Akademik Universitas Respati Yogyakarta, yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas semangat inovasi mahasiswa FIKES. Beliau menegaskan bahwa pameran ITK merupakan ruang strategis bagi mahasiswa untuk mengasah kepekaan terhadap persoalan kesehatan, kebencanaan, dan lingkungan, serta melatih kemampuan menghasilkan solusi yang berdampak nyata bagi masyarakat.

Puluhan produk yang dipamerkan mencakup berbagai kategori, mulai dari aplikasi kesehatan, media edukasi kesehatan, produk pangan fungsional, hingga inovasi pendukung pengelolaan lingkungan. Seluruh produk dikembangkan melalui kerja tim lintas program studi dengan pendampingan dosen pengampu Mata Kuliah Inovasi Teknologi Kesehatan.

Selain pameran, kegiatan ini juga disertai penilaian oleh dewan juri, yang terdiri dari Dosen Pengampu ITK, Kepala LPPM UNRIYO, Ketua Pusat Studi Kewirausahaan, serta Ketua Pusat Studi Teknologi, Informasi, dan Komputer. Penilaian dilakukan secara komprehensif dengan mempertimbangkan aspek inovasi, kemanfaatan produk, kejelasan konsep, kesiapan penerapan, serta potensi pengembangan dan hilirisasi. Berdasarkan proses penilaian tersebut, dewan juri menetapkan produk terbaik sebagai juara Pameran ITK 2026, yaitu: ASCAP CARE (Aplikasi Sigap Gawat Darurat dan Perawatan) yaitu aplikasi kesehatan yang dirancang untuk mendukung respon cepat kondisi kegawatdaruratan serta membantu pemantauan dan perawatan awal secara praktis dan terintegrasi.

Ketua Panitia Pameran ITK menyampaikan bahwa keberagaman produk yang ditampilkan mencerminkan kreativitas dan kepedulian mahasiswa terhadap isu-isu aktual. “Melalui pameran ini, mahasiswa tidak hanya belajar menciptakan produk inovatif, tetapi juga mengasah kemampuan komunikasi ilmiah, kerja tim, serta memahami peluang kewirausahaan dan hilirisasi inovasi,” ujarnya.

Pameran Inovasi Teknologi Kesehatan ini menegaskan peran Mata Kuliah ITK sebagai mata kuliah penciri Fakultas Ilmu Kesehatan UNRIYO, yang berorientasi pada pembentukan lulusan yang inovatif, solutif, dan adaptif. Melalui kegiatan ini, Universitas Respati Yogyakarta terus mendorong lahirnya inovasi mahasiswa yang berlandaskan empati, keunggulan, dan kolaborasi, sejalan dengan nilai universitas “Be Kind, Be Great, Because We Are UNRIYO.”

.

Kegiatan ini berkaitan dengan SDGs :

SDGs Logo
SDGs Logo
Berita Sebelumnya Prodi Sastra Inggris Mengadakan Speaking Outing Class di Makam Raja Mataram
Berita Selanjutnya Senam Bersama Membuka Peringatan Hari Gizi Nasional 2025 di UNRIYO