Kegiatan sharing session kembali digelar oleh Prodi Hubungan Internasional UNRIYO di tengah status darurat nasional pasca wabah Covid-19 melanda dunia. Kegiatan ini menghadirkan perspektif lintas negara dari mahasiswa Hubungan Internasional asal Australia, Turki, Malaysia, dan Indonesia untuk mendiskusikan terkait kompleksitas dalam penanganan pandemi Covid-19 dalam bingkai global. Diskusi ini menyoroti bagaimana setiap negara mengelola kebijakan perbatasan dan mobilitas manusia guna menekan laju transmisi virus, sembari tetap menjaga stabilitas ekonomi dan hubungan diplomatik. Para peserta berbagi analisis mengenai efektivitas protokol kesehatan di negara masing-masing, yang menunjukkan bahwa keberhasilan penanganan krisis kesehatan global sangat bergantung pada transparansi data dan sinkronisasi kebijakan antara negara tetangga untuk mencegah terjadinya gelombang impor kasus baru.

Lebih lanjut, dalam kegiatan  ini juga mendalami tentang peran penting kerja sama multilateral dalam memitigasi dampak pandemi, mulai dari diplomasi vaksin hingga bantuan kemanusiaan lintas batas. Melalui kegiatan ini mahasiswa merefleksikan bagaimana tantangan global seperti Covid-19 menuntut pergeseran paradigma dari pendekatan yang mementingkan kedaulatan absolut menuju kolaborasi global yang lebih inklusif. Melalui pertukaran gagasan ini, para mahasiswa Hubungan Internasional berhasil mengidentifikasi bahwa solidaritas transnasional dan penguatan institusi kesehatan internasional merupakan kunci utama dalam membangun ketahanan kawasan terhadap potensi ancaman pandemi di masa depan (19/05/2020).

.