Kegiatan webinar ini diselenggarakan oleh Prodi Hubungan Iinternasional UNRIYO sebagai upaya untuk memberikan gambaran yang lebih komprehensif kepada mahasiswa mengenai peluang dan tantangan karier yang akan mereka hadapi pasca-studi. Narasumber dalam kegiatan ini adalah Bapak Zulfikar Alamsyah yang merupaka staf pada Kedutaan Besar Republik Indonesia untuk Pakistan. Sesi diskusi ini menyoroti bahwa tantangan utama lulusan saat ini bukan hanya terletak pada persaingan kuantitas pelamar, tetapi juga pada tuntutan adaptabilitas terhadap pergeseran industri di era digital. Mahasiswa diajak untuk menyadari bahwa latar belakang akademik Hubungan Internasional yang bersifat multidisipliner merupakan modal kuat, namun memerlukan penguatan pada aspek keterampilan praktis agar relevan dengan kebutuhan sektor publik, korporasi multinasional, maupun organisasi non-pemerintah.

Lebih lanjut, sesi ini menekankan pentingnya strategi penyelarasan antara profil akademik dengan kebutuhan spesifik di lapangan kerja yang kian kompetitif. Peserta dibekali pemahaman mengenai pentingnya membangun personal branding dan memperluas jaringan profesional sejak masa kuliah melalui program magang maupun sertifikasi tambahan. Dengan memahami dinamika ketenagakerjaan yang ada, mahasiswa diharapkan tidak hanya terpaku pada jalur karir konvensional seperti diplomat, tetapi juga mampu mengeksplorasi peran strategis lainnya seperti analis risiko, konsultan keberlanjutan, hingga spesialis urusan publik yang sangat membutuhkan ketajaman analisis geopolitik dan kemampuan negosiasi lintas budaya (02/11/20).

.