Kegiatan webinar ini mengeksplorasi terkait bagaimana peran strategis sektor pariwisata sebagai instrumen diplomasi publik dan soft power dalam bidang ilmu hubungan internasional. Dalam sesi diskusi ini, mahasiswa hubungan internasional diajak untuk membedah bagaimana mobilitas manusia lintas batas bukan sekadar aktivitas ekonomi, melainkan juga sarana pertukaran budaya yang mampu membangun citra positif negara serta mempererat hubungan antar masyarakat (people-to-people contact). Dalam perspektif ini, pariwisata dipandang sebagai jembatan untuk meminimalisir prasangka antar negara dan menciptakan stabilitas kawasan melalui ketergantungan ekonomi dan pemahaman lintas budaya yang harmonis.
Lebih lanjut, diskusi ini menyoroti korelasi antara pariwisata dengan isu-isu kontemporer dalam studi Hubungan Internasional, seperti ekonomi politik internasional dan keamanan non-tradisional. Melalui kegiatan mahasiswa dapat menganalisis tentang bagaimana kebijakan visa, kerja sama bilateral di sektor kreatif, dan standar keamanan global memengaruhi arus wisatawan mancanegara yang berdampak langsung pada devisa negara. Melalui webinar ini, mahasiswa juga diharapkan untuk mampu memahami bahwa pengelolaan pariwisata yang berkelanjutan merupakan bagian dari strategi nasional untuk menghadapi tantangan global, di mana keberhasilan sebuah destinasi sangat bergantung pada stabilitas politik serta kemampuan negara dalam menjalin kolaborasi internasional yang efektif (13/04/21).
.








