Dorong Mahasiswa Lebih Percaya Diri Berbicara di Depan Umum, HIMAKOM UNRIYO Gelar Seminar “Level Up Your Confident in 2026”

YOGYAKARTA (ILKOM) - Sejak pagi hari, ruangan seminar mulai dipenuhi mahasiswa dari berbagai program studi. Sebagian tampak sibuk berbincang, sementara yang lain mempersiapkan catatan dan gawai untuk merekam materi. Atmosfer kegiatan yang diadakah oleh Himpunan Mahasiswa Komunikasi (HIMAKOM) Universitas Respati Yogyakarta periode 2025/2026 menyelenggarakan seminar berjudul “Level Up Your Confident in 2026” pada Jumat (23 Mei 2026) lalu ini terasa hangat sekaligus antusias.

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Seminar Ghratama Pustaka, Yogyakarta ini menghadirkan Awang Aji Wasita sebagai pemateri utama. Ia merupakan seorang public speaker yang berpengalaman menjadi pembawa acara di Merchant Taylor Hall, England, serta dikenal sebagai public speaking trainer di Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (KEMENPAREKRAF), broadcaster, dan stand up comedian.

Dengan gaya penyampaian yang santai dan komunikatif, Awang mengajak peserta memahami bahwa rasa gugup merupakan hal yang wajar dialami siapa saja. Menurutnya, keberanian berbicara bukan hadir secara instan, melainkan dibangun melalui latihan dan pengalaman.

“Banyak orang sebenarnya punya ide bagus, tetapi tidak semua berani menyampaikannya. Padahal, kemampuan komunikasi sangat menentukan bagaimana seseorang dipahami dan dihargai,” ungkapnya di hadapan peserta seminar.

Dalam sesi materinya, Awang membahas berbagai teknik berbicara di depan umum, mulai dari pengelolaan rasa gugup, penggunaan bahasa tubuh, hingga cara menyampaikan pesan secara efektif dan meyakinkan. Sesekali, ia menyisipkan humor yang membuat suasana seminar terasa lebih cair dan interaktif

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi, Yanus Purwansyah Sriyanto, S.I.Kom., M.I.Kom., para dosen Ilmu Komunikasi, serta perwakilan organisasi mahasiswa seperti ketua atau delegasi dari BEM-KM, DPM-KM, dan BEM-F. Kehadiran berbagai unsur akademik dan organisasi kemahasiswaan itu menunjukkan besarnya perhatian terhadap pengembangan soft skill mahasiswa, khususnya dalam bidang komunikasi interpersonal dan public speaking. 

Bagi panitia, seminar ini tidak hanya dirancang untuk meningkatkan keberanian berbicara di depan umum, tetapi juga untuk membangun kemampuan mahasiswa dalam menyampaikan informasi secara jelas, terarah, dan mudah dipahami. Kemampuan tersebut dinilai penting, baik dalam lingkungan akademik maupun dunia kerja yang semakin kompetitif. 

Ketua panitia kegiatan, Alvita Putri Afrilia, mengatakan bahwa seminar dibuka untuk seluruh mahasiswa, baik dari Universitas Respati Yogyakarta maupun luar kampus. Menurutnya, semangat inklusivitas menjadi salah satu nilai utama dalam pelaksanaan kegiatan ini.

“Kami ingin seminar ini menjadi ruang belajar bersama yang inklusif bagi mahasiswa yang ingin mengembangkan kemampuan komunikasi dan kepercayaan diri mereka,” ujarnya. 

Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Banyak mahasiswa aktif mengajukan pertanyaan dan berbagi pengalaman pribadi mengenai kesulitan berbicara di depan umum. Salah satunya adalah Edi Febrianto dari Program Studi Sastra Inggris. Ia mengaku mendapatkan banyak wawasan baru setelah mengikuti seminar tersebut.

“Seminar ini sangat membantu saya untuk lebih berani berbicara di depan umum dan menyampaikan pendapat dengan lebih percaya diri. Materi yang disampaikan juga mudah dipahami dan relevan dengan kebutuhan mahasiswa,” tuturnya. 

Seminar “Level Up Your Confident in 2026” menjadi bukti bahwa pengembangan kemampuan komunikasi kini menjadi kebutuhan penting bagi mahasiswa lintas disiplin ilmu. Di era ketika ide dan gagasan harus mampu bersaing di ruang publik digital maupun nyata, keberanian untuk berbicara menjadi bekal yang tak kalah penting dibanding kemampuan akademik.

Melalui kegiatan yang dipimpin oleh penanggung jawab acara Putri Yasinta Jaya tersebut, Himpunan Mahasiswa Komunikasi (HIMAKOM) UNRIYO berharap peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan baru, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari—mulai dari ruang kelas, organisasi, hingga dunia profesional di masa depan. (Penulis: Alvita Putri Afrilia, Editor: cs)

.

Berita Sebelumnya Hasil Temuan AMI Prodi 2022, Tingkatkan Standar Mutu Prodi Ilmu Komunikasi UNRIYO
Berita Selanjutnya Table Manner 2026 oleh Program Studi Sastra Inggris dan Hubungan Internasional UNRIYO di Gaia…