Prodi Profesi Bidan Bekerjasama dengan BKKBN Gelar Seminar Sosialisasi Penguatan Kapasitas Keluarga Berencana

YOGYAKARTA (PROFBID) - Berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 52 Tahun 2009 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga disebutkan bahwa untuk mewujudkan penduduk tumbuh seimbang dan keluarga berkualitas, Pemerintah menetapkan kebijakan keluarga berencana melalui penyelenggaraan program keluarga berencana. Kebijakan tersebut ditujukan untuk : (a) mengatur kehamilan yang diinginkan, (b) menjaga kesehatan dan menurunkan angka kematian ibu, bayi dan anak, (c) meningkatkan akses dan kualitas informasi, pendidikan konseling, dan pelayanan keluarga berencana dan kesehatan reproduksi, (d) meningkatkan partisipasi dan kesertaan pria dalam praktek keluarga berencana dan € mempromosikan penyusuan bayi sebagai Upaya untuk menjarangkan jarak kehamilan. Angka Kematian Ibu (AKI) di Indonesia masih menjadi permasalahan utama bidang kesehatan.

Prodi Pendidikan Profesi Bidan Program Profesi bekerjasama dengan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Daerah Istimewa Yogyakarta menyelenggarakan Seminar Sosialisasi Penguatan Kapasitas Keluarga Berencana bagi Mahasiswa Pendidikan Profesi Bidan pada tanggal 12 September 2024 di Aula Kampus II Universitas Respati Yogyakarta yang diikuti oleh 85 peserta. 

Narasumber dalam seminar ini yaitu :

1) Dr. dr. Muhammad Nurhadi Rahman, Sp.OG, Subsp. Urogin RE dengan materi Medis Teknis KB MKJP dan Simulasi AKDR dan Implant

2) Nonik Ayu Wantini, SST, M.Kes dengan materi Teknik KIE dan Konseling KB Pascapersalinan.

Acara ini dengan sambutan dan ucapan selamat datang dari Rektor UNRIYO, Prof. dr. Hari Kusnanti, Dr. Sp. KKLP yang dilanjutkan dengan sambutan kepala Perwakilan BKKBN DIY, Mohamad Iqbal Apriansyah, SH.MPH. acara dilanjutkan dengan penyerahan/tukar plakat kenang-kenangan yang kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi dari narasumber dan diskusi. Setelah itu dilanjutkan dengan praktik dan role play pemasangan AKDR dan implant dan kemudian dilanjutkan dengan penutup.

Diharapkan dengan diadakannya seminar ini dapat meningkatkan kompetensi mahasiswa kebidanan yang lulus dari UNRIYO dalam pelayanan KB khususnya pelayanan AKDR dan Implant sehingga dapat memberikan pelayanan KB yang maksimal dan berkualitas serta dapat meningkatkan kesertaan ber KB dan menurunkan angka putus pakai penggunaan kontrasepsi. (DAP)

 

Follow INSTAGRAM: @pendidikanprofesibidan.unriyo

FACEBOOK: Sarjana Profesi Bidan Unriyo

YOUTUBE CHANNEL: Kebidanan Sarjana Profesi UNRIYO

.

Berita Sebelumnya UNRIYO WUJUDKAN DUTA MITIGASI BENCANA (DUMINA)
Berita Selanjutnya GAIRAH BARU SIAP WUJUDKAN “GREAT UNRIYO”