Sleman, Yogyakarta — Universitas Respati Yogyakarta (UNRIYO) melalui Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) bersama Tim Manajemen Mutu UNRIYO menyelenggarakan Workshop Online Manajemen Risiko sebagai upaya strategis memperkuat tata kelola organisasi, meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, serta membangun budaya manajemen risiko yang konsisten di seluruh unit kerja. Kegiatan ini merupakan bagian dari langkah institusi dalam menerapkan prinsip risk-based management sesuai standar penyelenggaraan perguruan tinggi yang akuntabel dan berkelanjutan. Workshop dilaksanakan secara daring selama dua hari tanggal 26 dan 28 November 2025, dengan melibatkan pimpinan rektorat, dekanat, kepala lembaga, unit layanan, sub unit layanan serta seluruh ketua program studi di lingkungan UNRIYO dengan jumlah peserta mencapai 64 orang
Hari 1. 26 November 2025: Penguatan Konsep dan Identifikasi Risiko
Kegiatan hari pertama dibuka dengan sambutan dari Rektor UNRIYO Prof. dr. Hari Kusnanto, Dr.PH, Sp.KKLP, yang dalam sambutannya menegaskan pentingnya manajemen risiko sebagai fondasi tata kelola perguruan tinggi modern. Rektor menyampaikan bahwa risiko harus dipandang sebagai peluang perbaikan, bukan semata ancaman, sehingga seluruh unit kerja diharapkan mampu mengantisipasi, mengelola, dan memitigasi risiko secara sistematis.

Acara dilanjutkan dengan pemaparan materi pengantar terkait Konsep Dasar Manajemen Risiko Perguruan Tinggi. Narasumber utama, Dr. Desliana Vidyantri, M.T (Fasilitator Nasional Manajemen Risiko Perguruan Tinggi), menyampaikan penjelasan komprehensif mengenai prinsip-prinsip dasar manajemen risiko, identifikasi risiko berbasis proses, penyusunan risk register tingkat program studi maupun unit kerja, teknik analisis risiko dan pengukuran tingkat risiko.
Pada sesi praktik, peserta melakukan simulasi penyusunan Risk Register, mulai dari penetapan konteks, identifikasi risiko, penilaian dampak–likelihood, hingga penyusunan rencana mitigasi terukur.
Hari 2. 28 November 2025: Presentasi Risk Register dan Review Narasumber
Berbeda dari hari pertama yang berfokus pada konsep dan praktik, hari kedua difokuskan pada presentasi hasil penyusunan Risk Register oleh seluruh unit, mulai dari pimpinan, lembaga, hingga program studi. Narasumber memberikan review langsung terhadap masing-masing presentasi, memberikan masukan teknis terkait kelengkapan, ketepatan identifikasi risiko, serta kesesuaian rencana mitigasi dengan prinsip manajemen risiko.
Seluruh unit terlibat aktif, menunjukkan peningkatan pemahaman yang signifikan terkait penyusunan risk register, serta mulai mampu melihat keterkaitan antara risiko, indikator kinerja, dan proses perencanaan mutu.
Melalui penyelenggaraan workshop ini, UNRIYO meneguhkan komitmen untuk membangun tata kelola yang adaptif, akuntabel, dan berkelanjutan. LPM UNRIYO dan Tim Manajemen Risiko UNRIYO akan terus mendampingi unit kerja dalam integrasi manajemen risiko sebagai bagian penting dari penguatan sistem penjaminan mutu, demi mewujudkan UNRIYO Unggul dan Berdaya Saing.
.Kegiatan ini berkaitan dengan SDGs :