Universitas Respati Yogyakarta (UNRIYO), menerima kunjungan Benchmarking dari Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Khas Kempek Cirebon pada Rabu 4 Mei 2025 di Aula lantai 5 Kampus 2 UNRIYO. Benchmarking ini merupakan bagian dari upaya perguruan tinggi memperluas jejaring kerjasama dengan sesama perguruan tinggi dan meningkatkan mutu kelembagaan.
Wakil Rektor Bidang Akademik Dr. Ariyanto Nugroho, SKM., M.Sc, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Kerjasama dan Kewirausahaan Dr. Yeyen Subandi, S.IP., M.A dan dosen prodi Gizi serta unit kerja menyambut rombongan dari STIKES Khas Kempek Cirebon dengan hangat dan terbuka. Dalam sambutannya Dr. Ariyanto Nugroho menyampaikan ucapan selamat datang dan apresiasi atas kunjungan yang dilakukan oleh STIKES Khas Kempek Cirebon. Beliau juga mengungkapkan bahwa sangat penting berbagi ilmu dan pengalaman antar institusi Pendidikan.

“Pada prinsipnya kami menyambut baik kunjungan dari STIKES Khas Kempek Cirebon ini yang merupakan ajang untuk belajar bersama tentang kelembagaan khususnya Program Studi S1 Gizi yang memberikan manfaat untuk kedua belah pihak baik dalam pengembangan akademik ataupun penelitian dan pengabdian kepada masyarakat,”tuturnya.
Sementara itu rombongan dari STIKES Khas Kempek Cirebon yang diwakili oleh Wakil Ketua 3 Ahmad Nahdli, Bj., M.Pd dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada UNRIYO yang telah menerima adanya kegiatan benchmarking ini dengan sangat baik. Kunjungan ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi dan mengambil banyak pelajaran dari UNRIYO yang merupakan perguruan tinggi yang lebih dulu berkembang dalam beberapa aspek kelembagaan baik tentang Lembaga Penjaminan Mutu yang ada di UNRIYO maupun di Program Studi S1 Gizi.
Setelah acara sambutan dilanjutkan dengan pembahasan tentang hal-hal yang ingin dipelajari lebih lanjut oleh STIKES Khas Kempek Cirebon dari UNRIYO diantaranya mencakup kurikulum, sistem penjaminan mutu internal, digitalisasi dalam layanan akademik dan perkuliahan serta sistem penilaian. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan kedua institusi dapat saling bekerjasama. Di akhir sesi dilakukan tour kampus untuk melihat beberapa fasilitas pendukung perkuliahan dan laboratorium. (Humas UNRIYO)
.Kegiatan ini berkaitan dengan SDGs :