Yogyakarta - Universitas Respati Yogyakarta (UNRIYO) sukses menyelenggarakan International General Lecture 2025 dengan topik “Technology and Innovation in Disaster Mitigation” yang menghadirkan pakar internasional dan nasional. Acara ini berlangsung pada hari Kamis, 4 September 2025 di Kampus 2 UNRIYO Jl. Tajem, Maguwoharjo, Depok, Sleman, Yogyakarta dan diikuti oleh mahasiswa, dosen, serta delegasi akademisi dari berbagai institusi.
Tiga narasumber utama hadir dalam kuliah umum internasional ini, yaitu Prof. Takeo Ogawa, Ph.D dari Yamaguchi University & AABC Jepang, Prof. dr. Hari Kusnanto, Dr.PH, Sp.KKLP selaku Rektor UNRIYO, serta Dr. Hiromi Kinebuchi dari Tama University Jepang. Ketiga pemateri memberikan pandangan mendalam mengenai kondisi bencana yang dihadapi masyarakat global serta pemanfaatan teknologi dalam upaya mitigasi bencana.

Dalam paparannya, Prof. Takeo Ogawa menekankan pentingnya inovasi berbasis data dan kecerdasan buatan dalam memperkuat sistem peringatan dini bencana. Menurutnya, pengembangan smart disaster management system dapat mempercepat respon darurat sekaligus meminimalisasi dampak sosial dan ekonomi.
Sementara itu, Prof. Hari Kusnanto menyoroti peran perguruan tinggi dalam mengintegrasikan penelitian, teknologi, dan pemberdayaan masyarakat. Ia menegaskan bahwa UNRIYO berkomitmen menjadikan isu mitigasi bencana sebagai bagian dari pengembangan ilmu pengetahuan dan pengabdian, sehingga dapat memberi manfaat nyata bagi masyarakat luas.
Dr. Hiromi Kinebuchi menambahkan perspektif mengenai inovasi sosial yang berpadu dengan teknologi. Ia menyampaikan bahwa keberhasilan mitigasi tidak hanya ditentukan oleh kecanggihan teknologi, tetapi juga keterlibatan masyarakat dalam memahami resiko serta kesiapsiagaan menghadapi bencana.
Program International General Lecture ini merupakan bagian dari implementasi kerjasama internasional antara UNRIYO dan mitra luar negeri, khususnya dengan Asian Aging Business Center (AABC), Jepang, yang telah terjalin sejak lama. Kolaborasi ini membuka peluang riset bersama serta pertukaran pengalaman lintas negara untuk menjawab tantangan global.

Melalui kegiatan ini, UNRIYO kembali menegaskan komitmennya dalam mencapai visi global sebagai universitas yang berdaya saing internasional. Kuliah umum ini tidak hanya memperkuat jejaring akademik, tetapi juga menjadi wujud nyata kontribusi UNRIYO dalam mencetak generasi muda yang mampu menghadirkan solusi inovatif di bidang mitigasi bencana.
#GreatUNRIYO
.Kegiatan ini berkaitan dengan SDGs :