<?php echo $berita_read->judul_berita ?>

Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES) Universitas Respati Yogyakarta (UNRIYO) mengukir prestasi Internasional dengan berkiprah di tingkat dunia. Kegiatan yang diikuti berupa Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Internasional II di KBRI Malaysia bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) penempatan Malaysia. Universitas Respati Yogyakarta merupakan salah satu dari 32 Perguruan Tinggi di Indonesia yang tergabung dalam kegiatan tersebut.

PKM Internasional ini diselenggarakan oleh LSM SHARING – Indonesian Academician Community yang terlaksana berkat kerjasama dengan KBRI Kuala Lumpur dan Perhimpunan Pelajar Indonesia Universitas Pendidikan Sultan Idris (PPI UPSI). Pelaksanaan PKM Internasional dilakukan secara daring pada bulan Oktober dan November secara Hybrid, dimana puncak acaranya pada 8-12 Desember 2023 lalu secara luring.

 

Beberapa kegiatan dalam rangkaian acara PKM Internasional diantaranya memberikan penyuluhan mengenai SADARI (periksa payudara sendiri), pelatihan keseimbangan tubuh, konseling kesehatan, dan pelatihan mengenal keadaan anemia sederhana serta penandatanganan Letter of Intent (LOI) dengan UPSI dalam hal ini UNRIYO diwakili oleh Sukmawati, S.Si.T., M.Kes., dosen Prodi Kebidanan dan dr. Jacoba Nugrahaningtyas W. U, M.Kes., dosen Prodi Fisioterapi. Sementara dari pihak UPSI Malaysia oleh Dean, Faculty of Human Development, Assoc. Prof. Dr. Abdul Talib bin Mohamed Hashim.

Atase Pendidikan KBRI Kuala Lumpur Prof. Dr. Muhammadiyah Firdaus dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta PKM Internasional dikarenakan sudah membagikan ilmu dan keterampilan bagi PMI yang menjadi binaan KBRI Kuala Lumpur. Tema yang diangkat dalam kegiatan PKM Internasional ini tentang Pemberdayaan Pekerja Migran Indonesia (PMI) Negara Penempatan Malaysia untuk Peningkatan Kapasitas dan Persiapan Kemandirian.

Hari terakhir kegiatan PKM Internasional, delegasi kampus melaksanakan lawatan akademik di Universitas Teknologi Malaysia (UTM) yang terbuka lebar untuk membangun kolaborasi antar universitas. Lawatan ini menandai penutupan program dengan capaian luar biasa. Semua langkah ini tidak hanya mendukung langkah Universitas Respati Yogyakarta menuju akreditasi Internasional tetapi juga memberikan dampak positif yang mendalam pada masyarakat dan perguruan tinggi rekan sejawat di tingkat Internasional. 

.

Berita Sebelumnya Telah Terbit! Edisi Juni 2022 MASSIVE: Jurnal Ilmu Komunikasi
Berita Selanjutnya Mahasiswa HI UNRIYO Mengikuti Pelatihan Penggunaan Software Mendeley