Kunjungan Lapangan Dietetik Penyakit Infeksi dan Defisiensi Mahasiswa Gizi UNRIYO
Program Studi Gizi Program Sarjana Universitas Respati Yogyakarta melaksanakan Kegiatan Observasi Dietetik Penyakit Infeksi dan Defisiensi pada 11-13 November 2024 di empat rumah sakit, yaitu RS PKU Muhammadiyah Gamping, RSUD Prambanan, RST dr. Soedjono Magelang, dan RSPAU Hardjolukito. Kegiatan ini diikuti oleh 104 mahasiswa Semester 5 sebagai bagian dari Mata Kuliah Dietetik Penyakit Infeksi dan Defisiensi.
Ketua Pelaksana kegiatan, Dr. Fery Lusviana Widiany, S.Gz., MPH., RD., menjelaskan bahwa kunjungan lapangan atau Observasi Dietetik Penyakit Infeksi dan Defisiensi ini dilaksanakan selama tiga hari, kegiatan ini dirancang agar mahasiswa dapat mengamati dan mempraktikkan langsung proses asuhan gizi klinik pada pasien dengan kondisi penyakit infeksi dan defisiensi di fasilitas pelayanan kesehatan. "Dengan jumlah peserta sebanyak 104 mahasiswa, kami memastikan bahwa setiap peserta memiliki kesempatan yang cukup untuk terlibat secara aktif selama kunjungan lapangan di rumah sakit," ujarnya.
Sementara itu, Ketua Program Studi Gizi Program Sarjana, Devillya Puspita Dewi, S.Gz., MPH., menyampaikan bahwa tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk memperkuat kemampuan mahasiswa dalam mengelola asuhan gizi berbasis kasus nyata di rumah sakit. Menurutnya, mahasiswa tidak hanya diajak untuk memahami teori terkait dietetik penyakit infeksi dan defisiensi, tetapi juga untuk melihat langsung penerapannya di lapangan.
"Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu mengintegrasikan pengetahuan yang telah dipelajari di kelas dengan pengalaman praktis di rumah sakit, sehingga mereka lebih siap untuk menghadapi tantangan dalam praktik profesional di masa depan," jelas Devillya. Ia juga menekankan bahwa program ini merupakan salah satu bentuk komitmen Program Studi Gizi untuk mempersiapkan lulusan yang kompeten dan berkualitas, terutama dalam memberikan kontribusi nyata di bidang gizi klinik.
Devillya juga mengapresiasi partisipasi para rumah sakit yang telah bersedia menerima mahasiswa untuk kegiatan observasi lapangan ini. "Kolaborasi dengan rumah sakit seperti ini sangat penting untuk menciptakan pengalaman belajar yang holistik bagi mahasiswa kami," tambahnya. (Gz)
.