Melodi Respati, Harmoni Keberagaman yang Selalu Menghidupkan Wisuda UNRIYO

YOGYAKARTA — Di balik suasana khidmat dan haru Wisuda Program Sarjana, Magister, dan Angkat Sumpah Profesi Universitas Respati Yogyakarta Periode II Tahun Akademik 2025/2026, Kamis (21 Mei 2026) lalu di Ballroom Indraprasta, Sahid Raya Hotel & Convention Yogyakarta, terdapat alunan suara yang selalu menjadi bagian tak terpisahkan dari perjalanan wisuda UNRIYO, yakni Paduan Suara “Melodi Respati”.

Bukan sekadar pengisi acara, Melodi Respati telah menjadi warna tersendiri dalam setiap prosesi wisuda UNRIYO. Kehadirannya selalu dinantikan karena mampu menghadirkan nuansa emosional, kebersamaan, sekaligus semangat keberagaman yang menjadi identitas universitas.

Pembimbing Melodi Respati, Dwi Astuti, S.Si., M.M., yang juga menjabat sebagai Kepala Unit Layanan Kemahasiswaan dan Alumni UNRIYO, mengatakan bahwa Melodi Respati selalu hadir di setiap wisuda karena merupakan bagian dari keluarga besar UNRIYO itu sendiri.

“Paduan suara Melodi Respati selalu ada di setiap wisuda UNRIYO karena Melodi Respati merupakan bagian dari UNRIYO sendiri,” ujarnya.

Menariknya, anggota Melodi Respati berasal dari berbagai fakultas di lingkungan UNRIYO, mulai dari Fakultas Ilmu Kesehatan, Fakultas Ilmu Sosial dan Ekonomi, hingga Fakultas Sains dan Teknologi. Perbedaan latar belakang tersebut justru menjadi kekuatan utama dalam membangun harmoni di atas panggung.

Pada wisuda tahun ini, Melodi Respati kembali mengangkat tema keberagaman melalui pilihan lagu daerah dari berbagai wilayah Indonesia. Lagu “Sajojo” dari Papua dan “Sio Mama” dari Ambon, Maluku, menjadi simbol persatuan dalam keberagaman budaya Nusantara.

Tidak hanya itu, suasana haru semakin terasa ketika alumni turut mempersembahkan lagu “Yang Terbaik Bagimu” yang dipersembahkan khusus untuk orang tua wisudawan.

“Respati sendiri itu beragam dari mana saja. Sehingga Melodi Respati mencoba memvisualkan tema tersebut melalui lagu-lagu yang dibawakan,” jelas Dwi Astuti.

Di balik penampilan yang memukau, tersimpan proses latihan yang tidak mudah. Para anggota Melodi Respati harus membagi waktu di sela-sela perkuliahan. Bahkan latihan sering dilakukan pada malam hari maupun akhir pekan demi memberikan penampilan terbaik.

“Untuk latihan disela-sela perkuliahan, bahkan hari Sabtu dan Minggu latihan, malam hari latihan. Kalau belum siap, kami saling menyesuaikan waktu latihan,” ungkapnya.

Bagi Melodi Respati, tampil di acara wisuda bukan hanya tentang bernyanyi di atas panggung. Lebih dari itu, mereka ingin memberikan persembahan terbaik bagi para wisudawan, alumni, dan keluarga yang hadir di momen spesial tersebut.

Alunan suara, harmoni, dan semangat kebersamaan yang dibawa Melodi Respati seolah menjadi pengingat bahwa wisuda bukan hanya tentang kelulusan, tetapi juga tentang perjalanan, perjuangan, keluarga, dan keberagaman yang menyatukan semuanya dalam satu kebanggaan bernama UNRIYO. (cs, yhy)

.

Kegiatan ini berkaitan dengan SDGs :

SDGs Logo
SDGs Logo
Berita Sebelumnya Program Studi Gizi Program Sarjana menyelenggarakan kegiatan Capacity Building
Berita Selanjutnya UNRIYO DIPERCAYA GELAR TO UKOM TENAGA KESEHATAN