Himpunan Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Pada Musyawarah Wilayah Ke 3 Ismkmi Tahun 2025 Di Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya Jawa Timur

Universitas Respati Yogyakarta (UNRIYO) terus mendukung kegiatan mahasiswa dalam melakukan pengembangan organisasi, baik pada Organisasi Program Studi maupun kegiatan Organisasi Akademik dan Non Akademik Lainnnya. Salah satu bentuk dukungan UNRIYO adalah dengan bergabungnya mahasiswa Program Studi Kesehatan Masyarakat (HMKM) pada Muswil ke_3 di Jawa Timur tepatnya di Universitas Nahdatul Ulama Surabaya.

Musyawarah Wilayah 3 ISMKMI diadakan di Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya, dibuka dengan Opening Ceremony, sidang pleno, Diskusi Publik. Kegiatan ini berlangsung selama empat hari, diselingi dengan Diskusi Publik dan juga Public Health Festival (PHF) pada hari ke dua.
Sidang pleno ini dimulai sidang pleno 1 sampai dengan sidang pleno 11. Sidang pleno 11 adalah penutup dari rangkaian sidang. Kemudian, dilanjutkan dengan serah terima jabatan, Closing Ceremony, dan pada hari ke 4 diadakan City Tour.

Musyawarah Wilayah 3 ISMKMI, sidang pleno pada musyawarah wilayah 3 di smkmi 2025 telah membahas, menetapkan dan melantik koordinator wilayah 3 dan koordinator daerah pada periode 2025/2026 serta telah memilih dan menetapkan tuan rumah musyawarah wilayah 3 ISMKMI 2026 di Universitas Udayana, Bali.

Himpunan Mahasiswa Kesehatan Masyarakat (HMKM) Program Studi Kesehatan Masyarakat Program Sarjana, Universitas Respati Yogyakarta telah mengirimkan dua orang delegasi untuk mengikuti musyawarah wilayah 3 di ISMKMI yang diadakan di Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya, yaitu :
        1. Nasya Aulina (Ketua HMKM UNRIYO Periode 2025/2026)
        2. Putu Abdi Dharma (Wakil Ketua HMKM UNRIYO Periode 2025/2026)

Kepengurusan Himpunan Mahasiswa Kesehatan Masyarakat, terdapat satu calon pengurus ISMKMI Daerah DIY dari Universitas Respati Yogyakarta yakni Putu Abdi Dharma sebagai Wakil Koordinator Daerah DIY.

UNRIYO peduli pengembangan kegiatan mahasiswa, Bersama Respati Raih Prestasi

.

Berita Sebelumnya Kolaborasi Strategis untuk Optimalisasi 1.000 HPK Guna Cegah Stunting di DIY
Berita Selanjutnya UNRIYO Selenggarakan Workshop Manajemen Risiko