Prodi Kebidanan Program Diploma Tiga, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Respati Yogykarta menggelar pelatihan pijat bayi “ Baby Massage and Spa ” sebagai rangkaian kegiatan pembekalan kompetensi bagi alumni.
Kegiatan ini digelar pada hari Rabu, 20 Agustus 2025. Pelatihan diikuti 15 orang peserta, 14 peserta mengikuti secara luring dan 1 peserta mengikuti pelatihan secara daring. Pelaksanaan pelatihan bekerjasama dengan lembaga pelatihan terstandar Kemenkes yaitu Institute Holistic Care Assosiation (IHCA). Kegiatan pelatihan ini dibuka oleh KPS prodi Kebidanan Program diploma tiga yaitu ibu lestariningsih, SSiT.,M.Keb
Ia berharap agar para alumni mendapatkan ilmu dan pengalaman langsung dari pakarnya terkait dengan baby massage dan Spa sehingga alumni Kebidanan Program Diploma Tiga, Fakultas Ilmu Kesehatan universitas Respati Yogyakarta dapat terlatih dan bisa menerapkan pelayanan holistik ini .
Ketua pelaksana pelatihan Maratusholihah Nur Tyas SST.,M.Kes mengatakan kegiatan tersebut menghadirkan narasumber nasional yaitu ibu Mia yang memberikan pemaparan materi dan sesi praktik. Pada sesi pagi dimulai dengan pemaparan materi baby Massage dan SpaSesi siang dilanjutkan dengan pemaparan Praktik Baby Massage dan SPA menurutnya ilmu kebidanan berkembang dengan cepat sesuai dengan perkembangan zaman.
Perkembangan dunia juga semakin pesat termasuk dalam hal registrasi, legalisasi dan sertifikasi Semua perkembangan ini tentu perlu disiapkan dengan baik oleh petugas kesehatan dengan pengetahuan mengenai pelayanan kesehatan yang terkini sehingga dapat memberikan pelayanan yang optimal di bidang maternitas dengan optimal.
Bidan selain memberikan pelayanan kesehatan pada ibu dan anak juga dapat memadu dengan pelayanan terapi komplementer yang mengintegrasikan pikiran, badan, dan jiwa dalam kesatuan fungsi.
Harapannya setelah mendapatkan pelatihan ini kita dapat melakukan terapi massage pada bayi.Selain itu pelayanan komplementer ini juga sedang menjadi trend ditengah masyarakat sebagai upaya pencegahan penyakit dalam menjaga kebugaran tubuh sehingga ini juga dapat kita maksimalkan di pelayanan kebidanan .
Pada pelatihan ini peserta antusias dan aktif . Hal yang menarik dan juga memudahkan bagi peserta bahwa pada sesi pertama narasumber tidak hanya memaparkan materi namun langsung memperagakan latihan atau praktik. Sehingga pada sesi praktik peserta dapat memperagakan langsung sehingga dapat dievaluasi bersama oleh narasumber.
Selain itu beberapa peserta tampak mengajukan pertanyaan dengan narasumber terkait materi dan praktik yang dipaparkan, serta sharing pengalaman dan permasalahan seputar pelayanan komplementer pada bayi.
.