<?php echo $berita_read->judul_berita ?>

Jogja. Akhirnya bertambah lagi fasilitas ruang untuk ibu menyusui “Ruang Laktasi” dikawasan objek wisata di kota Yogyakarta. Ruang Laktasi Sehati yang merupakan hasil riset dan inovasi oleh Universitas Respati Yogyakarta (Unriyo) dengan pendanaan dibantu oleh Paniradyapati Kaistimewaan DIY melalui Dana Keistimewaan akhirnya diresmikan oleh Pemkot Yogyakarta, Senin (13/11/2023). Acara softlaunching dan proses serah terima dilakukan di Science Theater UPT Pengelolaan Taman Budaya Yogyakarta, tampak hadir Sekretaris Daerah (Sekda) kota Yogyakarta, Rektor Unriyo, Prof. dr. Hari Kusnanto, Dr.PH, Sp.KKLP didampingi Wakil Rektor 1, Dr Ariyanto Nugroho, Kepala LPPM Unriyo, Deden Iwan Setiawan, Dekan FIKES & FST serta beberapa tamu undangan lainnya.

Ruang Laktasi Sehati yang ditempatkan di area Taman Pintar merupakan bilik portabel kedua yang ada di Yogyakarta yang memiliki ukuran 3x2 meter dengan fasilitas mulai dari pendingin ruangan (AC), bed untuk bayi, kursi, dispenser.  Sebelumnya sudah ditempatkan di area Teras Malioboro 2 pada tahun 2022 lalu. Dengan adanya ruang laktasi ini diharapkan dapat juga mengedukasi masyarakat tentang pentingnya memberikan ASI ekslusif pada bayi. Hal ini senada dengan apa yang disampaikan oleh Rektor Unriyo dalam sambutannya “ini menunjukkan keutamaan Yogyakarta sebagai kota berbudaya dengan menghargai ibu yang sedang menyusui” jelasnya.

Beliau menambahkan, bahwa Ruang Laktasi Sehati ini sebagai bentuk atau wujud Tri Dharma pendidikan yang dilakukan oleh Unriyo yang seperti diketahui jika hasilnya dapat dimanfaatkan oleh masyarakat banyak.

Sementara itu, Ketua Tim Peneliti dan Inovator Ruang Laktasi Sehati Giyawati Yulilania Okinarum, S.ST., M.Keb mengatakan ruang laktasi kedua ini merupakan perbaikan dari program yang pertama. Bilik menyusui memang sengaja ditempatkan di publik area atau ruang publik terbuka yang banyak dikunjungi masyarakat sehingga harapannya akan memudahkan akses bagi seorang ibu untuk menyusui bayinya. “kami mendesain ini untuk out door karena kan memang jumlah ruang laktasi di ruang terbuka terbilang masih kurang, ibu menyusui kerap kesulitas menemukan tempat untuk memberikan ASI pada bayinya” Ujarnya.

Giyawati juga menambahkan jika Ruang Laktasi ini sebelumnya sudah dilakukan uji coba dan dapat segera bisa digunakan untuk kebermanfaatannya lebih luas bagi wisatawan ibu menyusi di kota jogja

Aman Yuriadijaya selaku Sekda Kota Yogyakarta mengapresiasi Ruang Laktasi Sehati ini. Baginya, fasilitas ini sangat akan membantu dan bermanfaat bagi pengunjung lokasi wisata, dalam hal ini taman pintar. Apalagi didesain mengutamakan kenyamanan ibu dan bayi. Beliau berharap keberadaan Runag Laktasi ini bisa dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat. (yns19)

Foto ; Alvilio Daras

.

Berita Sebelumnya Euforia Sambut Mahasiswa Baru, Mahasiswa Ilmu Komunikasi UNRIYO Gelar Malam Inagurasi
Berita Selanjutnya Dosen Prodi Kesmas UNRIYO Melatih Calon Ahli Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)