<?php echo $berita_read->judul_berita ?>

Mahasiswa Respati Pecinta Alam (Marepal) adalah suatu unit organisasi pecinta alam yang berada di Universitas Respati Yogyakarta (UNRIYO). Didalam menjalankan roda organisasi Marepal maka membutuhkan penerus yang berkualitas. Setiap tahunnya Marepal selalu melakukan perekrutan calon anggota baru yang ingin menyalurkan hobi dan bakatnya melalui Marepal.

Dalam rangka menjalankan roda kepengurusan diperlukan regenerasi guna melanjutkan agenda-agenda Marepal yang masih cukup banyak, juga dimaksudkan untuk memberikan kesepatan kepada calon anggota untuk memberikan ide-ide kreatif, inovatif yang bisa membuat Marepal menjadi lebih maju dan lebih baik dari sekarang. Untuk merealisasikannya maka kami mengadakan kegiatan berupa Mount Education Angkatan XIII ”TRASHBAG” Mahasiswa Respati Pecinta Alam dengan tema  “Menjadi Wadah Untuk Berkumpul Dalam Mewujudkan Kelestarian”.

 

Mount Education Angkatan XIII dengan nama “TRASHBAG” diartikan untuk calon anggota yang ada di Angkatan XIII ini sebagai wadahnya atau bumi, sedangkan yang memberikan ilmu khususnya ilmu kemapalaan kepada calon anggota tersebut yaitu sebagai isi dari bumi tersebut seperti tanaman, pohon, dan lain-lain.

 

Kegiatan yang akan di selenggarakan pada Mount Education (ME) Angkatan XIII “TRASHBAG” yang terdiri dari Materi Ruang dan Materi Lapangan. Materi Ruang yang  dilaksanakan pada tanggal  5 November 2022 dan tanggal 19 November 2022 sebagai pembekalan Mount Education di Kampus 1 UNRIYO. Materi Lapangan pada tanggal 8 – 11 Desember 2022 yang dilaksanakan di Bumi Perkemahan Bukit Buju, Desa Kopeng Wetan, Sutopati, Kajoran, Magelang, Jawa Tengah. Dan diikuti 17 peserta Mahasiswa Respati (UNRIYO).

Dalam Mount Education terdapat beberapa rangkaian kegiatan yang dapat dipahami oleh peserta, antara lain GH (Gunung Hutan), SAR (Search And Rescue), dan KLH (Konservasi Lingkungan Hidup). Dari kegiatan Gunung Hutan peserta dapat mempelajari Ilmu Medan Peta Kompas (IMPK) dan peserta berhasil memahami materi dari kegiatan Gunung Hutan tersebut. Kegiatan lain yang berhasil dipahami oleh peserta adalah SAR (Search And Rescue), dalam kegiatan ini materi yang diberikan adalah mencari orang yang hilang, dan peserta berhasil menemukan orang yang hilang tersebut.

 

Hasil yang didapat dari dilaksanakannya Mount Education tersebut adalah para peserta menjadi lebih berani, totalitas, loyalitas, saling mengenal, korsatim dan  semua anggota berkumpul untuk mewujudkan keistimewaan alam dan organisasi.

.

Berita Sebelumnya Sidang Senat Terbuka UNRIYO Memperingati Dies Natalis Ke-14
Berita Selanjutnya PKKMB UNRIYO 2021 ; INTEGRITAS, ETIKA SERTA ADAPTIF MENJADI FOKUS UTAMA