YOGYAKARTA (ILKOM) – Langit Yogyakarta masih diselimuti kabut tipis saat rombongan mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Respati Yogyakarta (UNRIYO) tiba di gedung TVRI Yogyakarta beberapa waktu lalu. Kunjungan ini menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk melihat langsung bagaimana industri media bekerja dari balik layar. Suasana hangat para kru, gemuruh ruang kontrol, redaksi berita menjadi pengalaman nyata yang tak bisa didapat dari buku teks. Di sinilah wawasan berkembang menjadi pemahaman mendalam tentang bagaimana media bekerja, beradaptasi, dan tetap relevan di tengah arus digitalisasi. Kunjungan ini pun disambut hangat oleh pihak TVRI Yogyakarta, yang turut memberikan penjelasan teknis serta memfasilitasi diskusi interaktif antara mahasiswa dan praktisi media
Sebanyak 35 mahasiswa peminatan Penyiaran (Broadcasting) bersama dosen pendamping mengikuti kegiatan media visit tersebut. Mereka mendapat kesempatan meninjau berbagai fasilitas, mulai dari ruang redaksi, studio siaran, hingga ruang kendali teknis (control room).

Dalam kunjungan itu, mahasiswa juga mengikuti diskusi interaktif bersama tim TVRI Yogyakarta mengenai dinamika pemberitaan dan tantangan media publik di tengah arus digitalisasi. Selain itu, mahasiswa dikenalkan dengan proses produksi podcast yang kini semakin diminati masyarakat, mulai dari perekaman suara, pengaturan audio, hingga distribusi konten digital.
Mahasiswa angkatan 2023, Nurhaliza, mengaku antusias mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, kunjungan ke TVRI memberikan pengalaman baru karena mahasiswa dapat mengetahui secara langsung proses kerja di lembaga penyiaran publik.
“Seru dan menyenangkan. Kami jadi paham bagaimana TVRI bekerja secara profesional dan tetap relevan di tengah perkembangan media digital,” ujarnya.
Dosen praktisi mata kuliah Produksi Program Berita Prodi Ilmu Komunikasi UNRIYO, Artika Amelia, yang juga news presenter TVRI Yogyakarta, berharap kegiatan ini dapat menambah wawasan mahasiswa mengenai perkembangan industri media.
“Mahasiswa perlu memahami tantangan industri media saat ini sekaligus menyiapkan diri menghadapi dunia kerja,” katanya.
Ia juga menekankan pentingnya peran media publik dalam menjaga identitas budaya serta membangun kesadaran masyarakat.
Sementara itu, Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi UNRIYO, Yanus Purwansyah Sriyanto, S.I.Kom., M.I.Kom., mengatakan kunjungan tersebut merupakan bagian dari pembelajaran kontekstual pada mata kuliah Produksi Program Berita dan Teknik Announcing.

Menurutnya, mahasiswa tidak cukup hanya memahami teori komunikasi di kelas, tetapi juga perlu melihat langsung perkembangan industri media.
“Mahasiswa bisa merasakan atmosfer kerja di lembaga penyiaran publik, belajar dari praktisi, serta membangun jejaring dengan industri media sebagai bekal menuju dunia profesional,” ujarnya.
Melalui kunjungan ini, mahasiswa diharapkan tidak hanya membawa dokumentasi kegiatan, tetapi juga semangat baru dan gambaran nyata tentang dunia kerja di industri media. (yns19)
Follow INSTAGRAM: @ilkom_unriyo
FACEBOOK: Prodi Ilmu Komunikasi Unriyo
YOUTUBE CHANNEL: Prodi Ilmu Komunikasi UNRIYO